Jakarta, 28 Oktober 2026 – Kisah perjalanan karier Mirwan Suwarso menjadi perhatian setelah sosok pengusaha asal Indonesia tersebut berperan penting dalam perkembangan klub sepak bola Italia, Como 1907. Pria yang dikenal sebagai Presiden Como 1907 itu memiliki perjalanan profesional yang tidak selalu berjalan mulus, termasuk pengalaman ketika dirinya pernah kehilangan semangat untuk bekerja. Namun, perjalanan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang membawanya terlibat dalam pengelolaan klub sepak bola Eropa. Melalui dukungan investasi Grup Djarum dan strategi pengembangan klub yang terarah, Como berhasil mengalami transformasi besar dari tim yang pernah menghadapi kesulitan finansial menjadi salah satu peserta kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan kontribusi pengusaha Indonesia dalam membangun organisasi olahraga yang mampu bersaing di lingkungan sepak bola internasional.
Perjalanan Mirwan menuju dunia sepak bola profesional tidak dimulai dari karier sebagai pemain ataupun pelatih. Sebelum terlibat dalam pengelolaan Como, ia memiliki pengalaman di bidang industri kreatif, hiburan, dan pengembangan bisnis. Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya mengenai pentingnya strategi pemasaran, pembangunan merek, serta pengelolaan organisasi dalam menghadapi persaingan. Dalam perjalanan profesionalnya, Mirwan pernah menghadapi masa ketika motivasi bekerja mengalami penurunan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari cerita mengenai bagaimana seseorang dapat menemukan kembali tujuan karier melalui kesempatan dan tanggung jawab yang berbeda. Keterlibatannya dalam proyek pengembangan Como kemudian membuka ruang untuk menerapkan pengalaman bisnis dalam industri sepak bola yang memiliki karakteristik tersendiri.
Como 1907 memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Italia, tetapi perjalanan klub tersebut tidak selalu diwarnai keberhasilan. Klub yang bermarkas di kawasan Danau Como itu pernah menghadapi persoalan finansial hingga mengalami kebangkrutan dan harus memulai kembali dari kompetisi tingkat bawah. Situasi tersebut membuat masa depan klub sempat berada dalam ketidakpastian karena keterbatasan sumber daya untuk menjalankan operasional dan membangun skuad kompetitif. Perubahan penting terjadi pada 2019 ketika perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Djarum melalui SENT Entertainment mengambil alih kepemilikan Como. Akuisisi tersebut menjadi awal dari upaya restrukturisasi manajemen dan pembangunan kembali fondasi klub. Dengan dukungan investor baru, Como mulai menjalankan strategi jangka panjang untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas tim secara bertahap.
Salah satu aspek menarik dari pengambilalihan Como adalah tujuan awal investasi yang tidak secara langsung berorientasi pada persaingan di Serie A. Mirwan pernah menjelaskan bahwa klub tersebut semula dipertimbangkan sebagai tempat pengembangan pemain muda Indonesia melalui program Garuda Select. Manajemen mencari klub di Italia yang memiliki harga akuisisi relatif terjangkau serta lokasi yang memudahkan pelaksanaan program. Como akhirnya dipilih karena letaknya tidak jauh dari Milan dan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan. Pada tahap awal, prioritas manajemen adalah menyelesaikan persoalan keuangan serta memastikan kewajiban operasional klub dapat dipenuhi. Pendekatan tersebut kemudian berkembang menjadi proyek pembangunan klub dengan sasaran kompetitif dan komersial yang lebih luas.
Bola.com
Perubahan signifikan mulai terlihat ketika Como berhasil menapaki jenjang kompetisi sepak bola Italia secara bertahap. Klub tersebut menjuarai Serie D pada musim 2018/2019 dan melanjutkan perjalanan menuju Serie C. Setelah melalui proses pembangunan tim, Como kembali meraih promosi dengan menjuarai Serie C pada musim 2020/2021. Perjalanan berlanjut hingga klub memastikan tiket promosi ke Serie A setelah menempati posisi kedua klasemen Serie B musim 2023/2024. Pencapaian itu mengakhiri penantian panjang Como untuk kembali bermain di kasta tertinggi sepak bola Italia. Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa pengembangan klub membutuhkan kesinambungan antara investasi, pengelolaan organisasi, dan performa olahraga.
Bisnis.com
Dalam membangun tim yang kompetitif, manajemen Como memberikan kepercayaan kepada mantan gelandang tim nasional Spanyol, Cesc Fàbregas, untuk memimpin pengembangan permainan. Kehadiran Fàbregas membawa pengalaman sepak bola internasional setelah sebelumnya membela klub-klub besar seperti Arsenal, Barcelona, dan Chelsea. Sebagai pelatih, ia mengembangkan pendekatan permainan yang menekankan penguasaan bola, pergerakan antarlini, serta keberanian membangun serangan. Strategi tersebut didukung oleh perekrutan pemain yang disesuaikan dengan kebutuhan teknis tim. Mirwan bersama jajaran manajemen berupaya menciptakan lingkungan kerja yang memberikan ruang bagi staf pelatih untuk mengembangkan pemain secara berkelanjutan. Hubungan antara manajemen dan tim teknis menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Como menghadapi persaingan di Serie A.
Keberhasilan Como mencapai level tertinggi sepak bola Italia kemudian berlanjut dengan pencapaian yang lebih besar pada musim 2025/2026. Klub tersebut berhasil finis di empat besar klasemen Serie A dan mengamankan tiket tampil di Liga Champions UEFA musim 2026/2027. Pencapaian itu menjadi tonggak bersejarah bagi Como karena sebelumnya klub tersebut belum pernah tampil dalam kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut. Keberhasilan menembus Liga Champions juga terjadi hanya dalam dua musim setelah Como kembali ke Serie A. Bagi Mirwan, pencapaian tersebut bahkan datang lebih cepat daripada target pengembangan yang telah disusun manajemen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan olahraga tidak boleh membuat klub meninggalkan prinsip pengelolaan keuangan dan pembangunan jangka panjang.
detikinet
+1
Dalam wawancara dengan media Italia, Mirwan mengungkapkan bahwa keberhasilan Como lolos ke Liga Champions datang sekitar tiga tahun lebih cepat dibandingkan perkiraan awal. Ia menjelaskan bahwa target klub pada awal musim sebenarnya hanya berada di sekitar peringkat ketujuh atau kedelapan klasemen Serie A. Namun, perkembangan performa tim membuat peluang untuk mencapai posisi yang lebih tinggi semakin terbuka. Menurut Mirwan, keberhasilan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi manajemen untuk mengeluarkan anggaran secara berlebihan demi mempertahankan status sebagai peserta kompetisi Eropa. Ia lebih memilih mempertahankan strategi pembangunan berkelanjutan yang sebelumnya membantu Como berkembang. Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan klub tidak hanya diukur melalui hasil pertandingan, tetapi juga melalui kemampuan menjaga stabilitas organisasi dalam jangka panjang.
La Gazzetta dello Sport
Di luar prestasi olahraga, Mirwan juga mendorong pengembangan Como sebagai merek yang memiliki nilai ekonomi lebih luas. Klub tersebut memperkuat kerja sama komersial, memperluas aktivitas pemasaran, serta mengembangkan pengalaman penggemar melalui berbagai layanan. Kawasan Danau Como yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer di Italia turut menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis klub. Melalui pendekatan tersebut, Como tidak hanya mengandalkan pemasukan dari pertandingan, tetapi juga berupaya memanfaatkan potensi pariwisata dan industri gaya hidup. Kerja sama dengan sejumlah perusahaan internasional menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengenalan merek Como di pasar global. Strategi ini memperlihatkan bagaimana pengalaman Mirwan dalam industri hiburan dan media dapat diterapkan untuk mengembangkan organisasi sepak bola profesional.
Bisnis.com
Meski telah mencatatkan pencapaian besar, tantangan Como belum sepenuhnya berakhir setelah berhasil menembus kompetisi Eropa. Klub harus menyesuaikan fasilitas stadion dengan ketentuan UEFA sekaligus memastikan skuad memenuhi persyaratan pendaftaran pemain untuk Liga Champions. Mirwan mengakui bahwa pengembangan infrastruktur dan pembinaan akademi membutuhkan perhatian khusus agar pertumbuhan klub tetap berjalan seimbang. Ia juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang melalui sistem pembinaan yang terstruktur. Di sisi lain, peningkatan kualitas kompetisi menuntut manajemen mempertahankan keseimbangan antara ambisi olahraga dan kemampuan finansial. Dengan demikian, keberhasilan mencapai Liga Champions menjadi awal dari tantangan baru dalam mempertahankan daya saing Como di tingkat internasional.
Football Italia
Perjalanan Mirwan Suwarso bersama Como 1907 menjadi gambaran mengenai bagaimana pengalaman profesional dari berbagai bidang dapat berkontribusi dalam pembangunan industri olahraga. Dari dunia periklanan, perfilman, hingga media olahraga, ia membawa pendekatan bisnis yang kemudian diterapkan dalam pengelolaan klub sepak bola Italia. Kisah mengenai masa ketika dirinya pernah kehilangan motivasi bekerja menambah sisi personal dalam perjalanan menuju posisi kepemimpinan yang kini dijalaninya. Keberhasilan Como bangkit dari kompetisi tingkat bawah hingga tampil di Liga Champions menunjukkan pentingnya perencanaan, dukungan investasi, dan konsistensi pelaksanaan strategi. Bagi Indonesia, kiprah Mirwan memperlihatkan bahwa profesional Tanah Air juga dapat mengambil peran penting dalam pengelolaan klub sepak bola internasional. Dengan fondasi organisasi yang terus dikembangkan, Como 1907 kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan pencapaiannya sekaligus membangun masa depan yang berkelanjutan di sepak bola Italia dan Eropa.