Jakarta, 11 September 2026 – Arsenal kembali menjadi salah satu klub yang diperhitungkan dalam perebutan gelar Liga Champions 2026-2027 setelah menunjukkan perkembangan konsisten di bawah arahan Mikel Arteta. Meski demikian, peluang The Gunners mengangkat trofi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut masih mendapatkan keraguan. Salah satu mantan pemain menilai Arsenal mempunyai kualitas untuk melangkah jauh, tetapi belum tentu mampu menyelesaikan perjalanan hingga menjadi juara. Penilaian tersebut muncul ketika persaingan Liga Champions musim ini diperkirakan semakin ketat dengan hadirnya sejumlah klub elite Eropa yang mempunyai skuad dalam dan pengalaman panjang. Arsenal karena itu dituntut membuktikan bahwa perkembangan mereka dalam beberapa musim terakhir sudah cukup untuk membawa klub melewati pertandingan-pertandingan paling menentukan.
Keraguan terhadap Arsenal bukan berarti kualitas skuad mereka dianggap berada jauh di bawah para pesaing. Justru dalam beberapa musim terakhir, tim asal London tersebut berkembang menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris dan Eropa. Arteta membangun tim yang mampu menguasai pertandingan, melakukan tekanan tinggi dan mempertahankan struktur permainan ketika menghadapi lawan berkualitas. Sejumlah pemain juga telah memasuki fase matang dalam karier mereka. Namun, Liga Champions mempunyai karakter berbeda karena kesalahan kecil dalam pertandingan tertentu dapat langsung menentukan nasib sebuah tim.
Pengalaman pada fase gugur menjadi salah satu aspek yang kerap digunakan untuk menilai peluang Arsenal. Klub seperti Real Madrid, Bayern Muenchen dan sejumlah raksasa Eropa lainnya mempunyai sejarah panjang menghadapi tekanan pertandingan Liga Champions. Mereka terbiasa bermain dalam situasi ketika satu gol dapat menentukan kelolosan atau kegagalan. Arsenal memang telah mendapatkan pengalaman semakin banyak dalam beberapa musim terakhir, tetapi perjalanan tersebut masih menjadi proses pembelajaran bagi sebagian pemain. Kondisi inilah yang membuat kemampuan mengelola momentum dianggap sangat penting.
Arsenal sendiri sebenarnya telah memperlihatkan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub-klub terbaik Eropa. Performa dalam beberapa pertandingan Liga Champions menunjukkan The Gunners tidak lagi sekadar menjadi peserta yang mengandalkan keberuntungan untuk melangkah jauh. Struktur pertahanan yang disiplin dan kemampuan mengendalikan bola membuat Arsenal dapat memainkan pertandingan dengan pendekatan berbeda sesuai kebutuhan. Mereka juga mempunyai kualitas individu untuk mengubah jalannya pertandingan. Tantangan terbesar adalah mempertahankan level tersebut secara konsisten dari fase liga hingga pertandingan gugur.
Kedalaman skuad menjadi faktor lain yang dapat menentukan perjalanan Arsenal. Liga Champions berjalan bersamaan dengan Premier League dan kompetisi domestik lainnya sehingga beban pertandingan terhadap pemain sangat besar. Cedera terhadap beberapa pemain utama dapat mengubah keseimbangan tim dalam waktu singkat. Arteta karena itu membutuhkan pilihan berkualitas pada hampir setiap posisi agar rotasi dapat dilakukan tanpa menyebabkan penurunan performa secara drastis. Persoalan tersebut semakin penting ketika kalender memasuki periode padat pada paruh kedua musim.
Lini serang juga akan mendapatkan perhatian besar sepanjang perjalanan Arsenal di Eropa. Pada pertandingan fase gugur, sebuah tim terkadang hanya mendapatkan sedikit peluang bersih dan membutuhkan penyerang yang mampu memaksimalkannya. Dominasi penguasaan bola tidak selalu menghasilkan kemenangan apabila penyelesaian akhir tidak berjalan efektif. Arsenal dalam beberapa musim terakhir terus berusaha meningkatkan ketajaman tersebut. Kemampuan mencetak gol ketika pertandingan berlangsung ketat akan menjadi salah satu indikator apakah mereka benar-benar siap menjadi juara.
Martin Odegaard tetap mempunyai peran penting dalam mengatur permainan dari lini tengah. Kapten Arsenal tersebut menjadi salah satu pemain yang mampu menghubungkan penguasaan bola dengan pergerakan di sepertiga akhir lapangan. Perubahan peran yang diberikan Arteta juga membuat Odegaard mempunyai variasi lebih besar ketika mencari ruang. Selain membantu menciptakan peluang, kontribusinya dalam tekanan terhadap lawan menjadi bagian dari sistem permainan Arsenal. Kehadirannya dalam kondisi terbaik akan sangat dibutuhkan ketika The Gunners menghadapi tim yang mempunyai kemampuan mempertahankan bola dengan baik.
Bukayo Saka juga menjadi salah satu tumpuan utama dalam menciptakan ancaman dari sisi lapangan. Pengalamannya bermain dalam berbagai pertandingan besar membuatnya semakin matang dalam mengambil keputusan. Arsenal membutuhkan pemain yang mampu menciptakan sesuatu ketika struktur pertahanan lawan sulit ditembus, dan Saka mempunyai kualitas tersebut. Namun, ketergantungan berlebihan terhadap satu atau dua pemain tetap perlu dihindari. Distribusi gol dari berbagai lini dapat memberikan Arsenal lebih banyak pilihan ketika menghadapi pendekatan berbeda dari lawan.
Aspek pertahanan tidak kalah penting dalam menentukan peluang juara. Pertandingan Liga Champions sering kali ditentukan oleh kemampuan sebuah tim mempertahankan keunggulan dalam periode tekanan. Arsenal telah membangun struktur pertahanan yang lebih kuat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Koordinasi antara bek, gelandang dan penjaga gawang membuat lawan tidak mudah mendapatkan ruang. Meski demikian, konsentrasi harus dipertahankan karena kesalahan dalam satu momen dapat menghapus kerja keras sepanjang pertandingan.
Mentalitas menghadapi situasi sulit menjadi ujian berikutnya. Sebuah tim yang ingin memenangkan Liga Champions hampir pasti akan mengalami pertandingan ketika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan. Mereka mungkin tertinggal lebih dahulu, kehilangan pemain karena cedera atau menghadapi tekanan besar di stadion lawan. Kemampuan merespons situasi semacam itu sering menjadi pembeda antara tim bagus dan calon juara. Arsenal harus menunjukkan bahwa mereka mampu memenangkan pertandingan bukan hanya ketika tampil dominan, tetapi juga ketika dipaksa bertahan dan menderita.
Arteta sendiri telah mendapatkan pengalaman lebih banyak dalam menangani pertandingan Eropa. Setiap musim memberikan pelajaran mengenai pengelolaan skuad, pergantian pemain dan perubahan taktik dalam pertandingan dua tim berkualitas tinggi. Pelatih asal Spanyol tersebut juga semakin mempunyai fleksibilitas dalam menentukan pendekatan permainan. Arsenal dapat menekan sejak awal, mempertahankan penguasaan bola atau bermain lebih pragmatis ketika situasi menuntut. Kemampuan Arteta membuat keputusan pada momen kritis akan sangat berpengaruh terhadap perjalanan timnya.
Persaingan musim 2026-2027 juga tidak memberikan ruang besar untuk melakukan kesalahan. Klub-klub dari Inggris, Spanyol, Jerman, Italia dan Prancis mempunyai kualitas untuk saling mengalahkan. Hasil pertandingan awal memang dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan masing-masing tim, tetapi belum dapat digunakan untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara. Kondisi pemain pada fase gugur biasanya mempunyai pengaruh jauh lebih besar. Tim yang mampu mencapai periode tersebut dengan skuad relatif lengkap akan memperoleh keuntungan penting.
Prediksi bahwa Arsenal tidak akan menjadi juara karena itu masih harus dibuktikan sepanjang kompetisi. Sepak bola Eropa berulang kali menunjukkan bahwa status favorit maupun keraguan sebelum turnamen tidak selalu sesuai dengan hasil akhirnya. Arsenal mempunyai kualitas untuk menantang klub-klub elite, tetapi mereka tetap harus membuktikannya ketika tekanan berada pada level tertinggi. Konsistensi, ketajaman, kedalaman skuad dan kemampuan mengelola pertandingan besar akan menjadi faktor penentu. Bagi Arteta dan para pemainnya, cara terbaik menjawab keraguan tersebut adalah membawa Arsenal terus bertahan dalam persaingan hingga fase akhir.
Target memenangkan Liga Champions tentu mempunyai arti besar bagi Arsenal karena klub tersebut belum pernah mengangkat trofi kompetisi tersebut sepanjang sejarahnya. Pencapaian terbaik mereka adalah mencapai final 2006 sebelum dikalahkan Barcelona. Dua dekade kemudian, ambisi untuk mengakhiri penantian masih menjadi salah satu tantangan terbesar klub London Utara tersebut. Keraguan dari mantan pemain maupun pengamat dapat menjadi bagian dari tekanan yang harus mereka hadapi. Arsenal kini mempunyai kesempatan membuktikan apakah generasi di bawah Arteta mampu melangkah lebih jauh dan akhirnya mengubah sejarah klub di panggung Eropa.