Jakarta, 6 Mei 2026 – PT Waskita Karya mempercepat pembangunan proyek Sekolah Rakyat di Aceh dengan mengerahkan sekitar 1.000 pekerja yang bekerja secara bergantian selama 24 jam.
Langkah percepatan dilakukan untuk memastikan proyek pendidikan tersebut dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah. Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Pihak pelaksana proyek menyebut sistem kerja dibagi dalam beberapa shift agar proses konstruksi dapat berjalan tanpa henti. Selain tenaga kerja dalam jumlah besar, berbagai alat berat dan material juga dipercepat pengirimannya ke lokasi proyek.
Pembangunan mencakup berbagai fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, sarana olahraga, hingga fasilitas penunjang pendidikan lainnya yang dirancang untuk mendukung kegiatan belajar siswa.
Waskita menyatakan percepatan dilakukan dengan tetap memperhatikan standar keselamatan kerja dan kualitas pembangunan agar hasil akhir sesuai spesifikasi yang ditentukan.
Pemerintah berharap Sekolah Rakyat di Aceh nantinya dapat menjadi fasilitas pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program ini juga dinilai memberikan dampak ekonomi sementara bagi masyarakat sekitar karena menyerap banyak tenaga kerja lokal selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan pengerjaan yang dilakukan siang dan malam, proyek Sekolah Rakyat di Aceh ditargetkan dapat segera rampung dan mulai digunakan sesuai jadwal yang telah direncanakan pemerintah.